Pendampingan Program SMK PK 2023 SMKN 2 Kuripan oleh Tim Universitas Gajah Mada

smkn2kuripan.sch.id. Kuripan, Pada hari Jumat, 1 September 2023 tim pendamping dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta berkunjung ke SMKN 2 Kuripan untuk melakukan pendampingan. Adapun tim pendamping terdiri dari 2 orang yaitu Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dan Syahirul Alim Ritonga, S.T., M.Res. Adapun dari pihak SMKN 2 Kuripan dihadiri oleh Kepala Sekolah, Seluruh Wakil Kepala Sekolah, Kepala Program Teknik Pemesinan, Guru Teknik Pemesinan dan tim inti SMK PK. Program pendampingan ini sesuai dengan jadwal Program bantuan SMK Pusat Keunggulan (PK) Lanjutan tahun 2023 SMKN 2 Kuripan yang telah memasuki bulan ke-3. Kegiatan pendampingan kali ini memfokuskan pembahasan program Teaching Factory (TeFa).

Kegiatan Diskusi TeFa

Pada sesi pertama kegiatan diskusi TeFa dilakukan di ruang kepala sekolah. Inti sari dari dikusi antara tim pendamping dengan tim SMK PK SMKN 2 Kuripan yaitu Teaching factory merupakan sebuah konsep pembelajaran yang berorientasi pada produksi dan bisnis untuk menjawab tantangan perkembangan dunia industri saat ini dan nanti. Melalui TeFa, peserta didik dapat belajar dan menguasai keahlian atau keterampilan yang dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar kerja industri sesungguhnya. Tidak hanya itu, produk-produk yang dibuat oleh peserta didik sebagai proses belajar pun bisa dipasarkan ke masyarakat sehingga hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Hal ini diperkuat dengan adanya layanan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang diterapkan di SMK. Peserta didik benar benar menguasai proses pembuatan suatu produk atau jasa dimana proses pertama yaitu pembuatan desain produk; kedua proses manufaktur yang mempetimbangkan bahan mentah maupun kmponen pendukungnya; ketiga perakitan dan pengemasan; keempat yaitu produk jadi yang siap dipasarkan; proses kelima yaitu pemasaran baik online maupun offline. Melalui penguasaan proses produksi dalam kegiatan pembelajaran berbasisi TeFa lulusan SMK juga diharapkan mampu Bekerja, Melanjutkan maupun Berwirausaha.

Pemaparan TeFa oleh Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

“Bapak ibu, TeFa ini jika benar-benar kita terapkan di sekolah dampaknya akan sangat luar biasa. Keterampilan peserta didik akan sangat menonjol karena mereka benar benar menguasai proses pembuatan suatu produk atau jasa. Dimana proses pertama yaitu pembuatan desain produk; kedua proses manufaktur yang mempetimbangkan bahan mentah maupun kmponen pendukungnya; ketiga perakitan dan pengemasan; keempat yaitu produk jadi yang siap dipasarkan; proses kelima yaitu pemasaran baik online maupun offline. Terkait pemasaran produk SMKN 2 Kuripan juga sudah menerapak sistem BLUD jadi legalitasnya sudah ada.”¬† tutur Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dalam penjelasannya terkait TeFa.

Selain memfokuskan pembahansan pada TeFa, kedepan diharapkan SMKN 2 Kuripan mampu memfasilitasi alumninya untuk bekerja, melanjutkan maupun berwirausahan. Hal ini dapat diwujudkan melalui program bursa kerja khusus (BKK).  Fasilitasi pertama yaitu bekerja dapat diwujudkan melibatkan perusahaan sekitar untuk membuka lowongan kerja sekaligus melakukan seleksi rekrutmen pegawai; fasilitasi kedua yaitu melanjutkan, dapat diwujudkan dengan melibatkan perguruan tinggi terkait untuk melakukan edukasi dan seleksi masuk perguruan tinggi; fasilitasi ketiga yaitu berwirausaha dimana sekolah menjadi jembatan antara alumni yang ingin membuka usaha dengan lembaga pemodal.

Kegiatan Kunjungan Ke Bengkel Pemesinan

Kegitan sesi ke dua yaitu kunjungan tim pendamping kebengkel pemesinan dimana tim pendamping dan tim SMK PK SMKN 2 Kuripan berdiskusi terkait kekuatan alat produksi yang dimiliki SMKN 2 Kuripan untuk mewujudkan TeFa yang mampu meningkatkan keahlian atau keterampilan peserta didik berdasarkan prosedur dan standar kerja industri sesungguhnya.

Tim Humas (IW)