Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK 2023 di SMKN 2 Kuripan Berjalan Lancar

smkn2kuripan.sch.id/ Bertepatan dengan hari Senin, 21 Agustus 2023 SMKN 2 Kuripan melaksanakan Gladi Bersih Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2023. ANBK merupakan program pemerintah sebagai pengganti Ujian Nasional. Melansir situs ANBK Kemdikbud, Asesmen Nasional atau ANBK adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud. Program evaluasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. ANBK dilaksanakan dengan 3 instrumen, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. AKM digunakan untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) para siswa. Sementara survei karakter digunakan untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa. Adapun survei lingkungan belajar untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

Jumlah peserta didik yang mengikuti gladi bersih ANBK hari ini adalah 50 peserta yang ditentukan  secara acak oleh pusat, meliputi seluruh kompetensi keahlian baik peserta didik laki-laki maupun perempuan. Secara keseluruhan gladi bersih ANBK 2023 berjalan lancar,  aman dan terkendali, namun terdapat beberapakendala selama pelaksanaan yaitu terdapat beberapa peserta didik datang terlambat dan masalah teknis yaitu komputer serentak logout,namun seluruh kendaladapatteratasidengan baik.

“Alhamdulillah pelaksanaan gladi bersih ANBK hari ini berjalan lancar, ada beberapa kendala yang kita temui yaitu peserta didik terlambat datang dengan berbagai alasan, dan tadi komputer sempat logout secara serentak, namun bisa ditangani dengan baik oleh rekan2 Proktor.” Kata Pak Muhsin Fahroni selaku Waka Kurikulum sekaligus Ketua Pelaksana ANBK 2023.

Adapun Instrumen penilaian ANBK meliputi:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Instrumen pertama dalam ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum yang ditujukan untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika murid. Literasi membaca sendiri diartikan sebagai kemampuan murid untuk memahami dan menguasai berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah. Sementara literasi matematika adalah kemampuan berpikir murid dengan menggunakan perhitungan dalam menyelesaikan suatu soal masalah.
    2. Survei Karakter Dalam instrumen ini, murid akan diukur melalui enam karakter profil pelajar pancasila, yaitu: Berakhlak mulia Berkebinekaan global Bergotong royong Mandiri Bernalar kritis.
  2. Kreatif Survei Lingkungan Belajar Sementara instrumen terakhir adalah Survei Lingkungan Belajar, yang dikerjakan oleh seluruh instrumen sekolah seperti murid, guru, dan kepala sekolah.

Tim Kurikulum.