In House Traning (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Rangka SMK PK 2022

Kegiatan IHT (In House Training) direncanakan selama 10 hari kedeoan dengan harapan guru dapatenyamakan persepsi tentang implementasi kurikulum merdeka dalam rangka kegiatan SMK PK di SMK Negeri 2 Kuripan ” Ujar bapak Arifin Hargianto selaku Waka Kurikulum”.

Sambutan Bapak Waka Kurikulum SMK Negeri 2 Kuripan.

Pak Rias Sandi Miswardani selaku kepala SMK Negeri 2 Kuripan menyampaikan “Kegiatan ini merupakan beberapa range yang pertama adalah pendampingan, sosialisasi, dan hari ini kegiatan IHT. Dalam capaian pembelajaran yang dikemas untuk mendapatkan tujuan. Pembelajaran kita di tuntut untuk menghasilkan modul ajar yang dulu di sebut RPP berdasarkan hasil analisa berupa materi yang lebih esensial. Targetnya adalah bisa menyelesaikan modul ajar.”

Sambutan Bapak Kepala SMK Negeri 2 Kuripan

Dalam materinya, bapak Anwar mengharapkan bahwa komite pembelajar diharapkan bisa mengkoordinir pembelajaran, pola penerapannya adalah 72 jam dan lebih menekankan pada pembelajaran orang dewasa dengan stimulus materi serta tindak lanjut atas materi tersebu. Targetnya adalah membuat capaian pembelajaran, kemudian ATP(Alur Tujuan Pembelajaran), dan modul ajar. Kurikulum merdeka merupakan penyempurnaan dari beberapa kurikulum sebelumnya. Pembelajaran kurikulum merdeka merupakan pembelajaran paradigma baru dengan program penguatan kompetensi dan karakter yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Perbandingan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka berupa kerangka dasar, kompetensi yang dituju, pembelajaran, penilaian, spektrum keahlian, struktur kurikulum. Disampaikan juga teknis mengajar didalam kelas dengan orientasi pada pembelajaran adalah .enghasilkan sebuah project. Penguatan profil Pancasila dapat dikemas didalam kegiatan kokurikuler menyesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran tentu dengan menyesuaikan pada modul tersebut.

Penyampaian Materi Oleh Bapak Anwar